Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2009

Bikin Miss "V" Makin Ok!!

Secara umum, menjaga kesehatan berawal dari menjaga kebersihan. Hal ini juga berlaku bagi kesehatan organ-organ seksual, apalagi buat kita-kita ini, yang tinggal di daerah tropis. Udara yang panas dan cenderung lembab sering bikin kita merasa gerah dan keringetan.

Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama di bagian tubuh yang tertutup dan lipatan-lipatan, yang akan menyebabkan bakteri mudah berkembang biak, menimbulkan bau yang nggak sedap dan juga menimbulkan penyakit.

Kalo pengen jauh dari penyakit dan tambah disayang sama pasangan kita, miss "V"kita perlu dijaga donk, nah ini dia biar bagian intim kita makin ok.


1. Sesering mungkin mengganti pembalut.

2. Sesudah berhubungan seks, bagian luar vagina sebaiknya selalu dibersihkan. 'Tentu tidak dengan sabun biasa,' sebaiknya gunakan sabun pembersih khusus vagina.

3. Gantilah celana dalam sekurang-kurangnya 2-3 kali sehari.

4. Gunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat. Bila menggunakan panty liner sebaiknya selama 2-3 jam saja.

5. Tidak mengenakan celana berbahan nilon, jins, dan kulit yang terlalu ketat.

6. Bagi wanita yang pernah berhubungan seksual dan melahirkan, setidaknya lakukan pap smear sekali setahun. Untuk mereka yang sudah menopause, lakukan 2-3 tahun sekali.

7. Jaga berat badan agar normal. Jangan sampai kegemukan karena membuat vagina tertutup lipatan lemak sehingga lembab.

8. Jaga kesehatan tubuh secara umum dengan mengasup makanan bergizi seimbang.

9. secara teratur membasuh bagian di antara vulva (bibir vagina) secara hati-hati menggunakan air bersih dan sabun yang lembut (mild) setiap habis buang air kecil, buang air besar, dan ketika mandi.

10. cara membasuh yang benar adalah dari arah depan (vagina) ke belakang (anus), jangan terbalik, karena akan menyebabkan bakteri yang ada di sekitar anus terbawa masuk ke vagina. Gunakan air bersih, lebih baik lagi air hangat, tetapi jangan terlalu panas karena bisa menyebabkan kulit yang sensitif di daerah vagina melepuh dan lecet. Setelah itu, sebelum pakai celana lagi, keringkan dulu menggunakan handuk atau tisu yang enggak berparfum.

Menjaga kebersihan dan kesehatan miss "V" nantinya akan menghindarkan kita dari penyakit yang timbul dari daerah sensitif kita tersebut, so�selamat menjaga Miss "V" kita masing-masing!!


Sumber

Onani Oohh Onani....

Alangkah baiknya onani atau masturbasi paling banyak dilakukan satu kali sehari agar tidak banyak tenaga dan waktu yang terbuang. Pilih situasi dan kondisi yang tepat dan memungkinkan untuk melakukannya. onani bersifat pribadi dan rahasia di mana orang lain tidak boleh tahu kalau kita sedang onani.

Nah..ini dia cara yang praktis biar onani atau masturbasi tetep sehat dan juga aman :

1.Siapkan tempat yang dapat dikunci rapat dan tidak mengeluarkan banyak suara. Bisa disamarkan dengan suara musik atau suara lainnya yang tidak mencurigakan. Mulai dengan membayangkan si gadis, perempuan, wanita yang dikehendaki (jika kesulitan bisa menggunakan gambar). Anda bisa melakukannya di kamar tempat tidur, kamar mandi, tempat duduk, sofa dan sebagainya sesuai dengan keinginan anda.


2.Gunakan minyak pelumas khusus onani atau minimal baby oil biasa yang tidak keras dan berbau tajam. Jika sudah tegang lumuri dengan pelicin dan kemudian kocok / usap-usah menurut selera anda perlahan. Latih jangan sampai keluar cepat agar tidak menjadi ejakulasi dini / prematur tetapi dapat tetap menikmati.

3.Jika sudah klimaks / puncak maka di depan lubang kemaluan anda tadangi dengan tissue bersih yang dilebarkan dan dirangkap 2 atau 3 agar tidak bocor. Setelah selesai muncrat maka bersihkan dengan tissue lalu buang tisu kotor ke tempat sampah.

4.Rapikan lokasi dari sisa pertempuran. Lalu mandi untuk membersihkan serta mensucikan diri.

5. Tidak dianjurkan melakukan variasi yang membahayakan. Lakukan yang simple / sederhana saja dan konsentrasi pada mencari istri yang mencintai anda dan aktifitas lain seperti kerja, kuliah, dll.

Kalau udah tahu cara yang sehat dan aman, nggak ada salahnya dicoba lho. Selamat mencoba!!!!

Sumber

Agar Gizi Makanan Tak Cepat Hilang

Makanan yang disimpan terlalu lama atau diolah dengan cara yang tidak tepat bisa membuat nutrisi yang terkandung didalamnya cepat lenyap. Tapi, ada caranya agar Anda bisa mendapatkan gizi makanan secara optimal. Ikuti beberapa tips di bawah ini!

1. Jangan simpan terlalu lama
Kandungan nutrisi pada makanan bisa cepat rusak bila tidak disimpan dengan benar. Sebaiknya, jangan terlalu lama menyimpan makanan, terutama buah-buahan dan sayuran. Sebab, kesegarannya tidak bertahan lama. Setidaknya, jangan lebih dari 3-4 hari. Cara menyimpannya, masukkan ke dalam plastik, kemudian baru disimpan dalam lemari es. Bila sayur dan buah-buahan sudah berlubang dan berubah warna, sebaiknya segera dibuang.

2. Makanan olahan juga bernutrisi
Sesekali, Anda bisa mengonsumsi makanan dalam kemasan atau makanan beku, sebagai pilihan makanan. Makanan jenis ini juga memiliki nutrisi yang hampir sama seperti makanan segar. Sayangnya, dalam beberapa makanan olahan mengandung zat pengawet. Karena itu. sebaiknya jangan dikonsumsi terlalu sering. Namun, ada beberapa jenis makanan kemasan yang memiliki kandungan gizi yang lebih mudah diserap tubuh, seperti pasta tomat yang mengandung lima kali lebih banyak zat lycopene dibanding tomat segar.

3. Konsumsi makanan segera setelah dimasak
Kadar vitamin dan mineral dalam makanan yang sudah diolah akan cepat menurun ketika terekspos udara. Maka itu, akan lebih baik bila Anda menyantap hidangan yang belum terlalu lama diolah. Seperti, sayuran dan buah-buahan, sebaiknya dikonsumsi segera setelah diolah atau dipotong-potong.

4. Kukus dan rebus makanan
Metode memasak ini mempertahankan lebih banyak nutrisi. Memasak dengan air membantu menahan seperempat vitamin B dan C lebih banyak dibandingkan memasak dengan cara digoreng menggunakan minyak.

5. Kurangi makanan yang dibakar
Makanan yang dibakar akan menghasilkan zat penyebab kanker (carcinogen) yang berbahaya. Bila Anda ingin menyantap sate atau steak, sebaiknya jangan menyantap bagian yang gosong, karena di bagian itulah carcinogen menumpuk.

6. Hindari gunakan minyak goreng lebih dari satu kali
Memanaskan kembali minyak goreng yang sudah pemah digunakan dapat memproduksi radikal bebas dan lemak trans fat yang bisa memicu berbagai penyakit dalam tubuh. Jadi, ada baiknya bila Anda tidak terlalu banyak menggunakan minyak saat mengolah makanan.

Sumber